Seorang Muslim Di Pagi Hari (bag. 1)


Waktu pagi memiliki keutamaan yang banyak, di antaranya:
Pertama: Pagi hari merupakan salah satu dari tiga waktu terbaik dalam sehari semalam, yaitu pagi, sore, dan malam hari. Allah ta'aalaa berfirman,
:وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ بُكْرَةً وَأَصِيلًا  [الإنسان/25] وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا [الإنسان/26]
" Dan sebutlah nama Rabbmu pada (waktu) pagi dan petang. (QS. 76:25) Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” (QS. 76:26)
Allah ta'aalaa juga berfirman:
 فَاصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَمِنْ آَنَاءِ اللَّيْلِ فَسَبِّحْ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضَى [طه/130]
" Maka bersabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Rabbmu,sebelum terbit matahari dan terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu-waktu di malam hari dan pada waktu-waktu di siang hari, supaya kamu ridha". (QS. 20:130)
Allah subhanahu wa ta'ala juga  berfirman,
فَاصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ (39) وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَأَدْبَارَ السُّجُودِ (40) [ق:39-40]
"Maka bersabarlah terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah kepada Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sujud (shalat)." (QS Qaaf : 39-40)
Di dalam ayat-ayat di atas Allah ta'aalaa menyebutkan tiga waktu utama untuk melaksanakan ketaatan, yaitu akhir malam, awal siang, dan akhir siang.
Telah datang dalam hadist Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
( لن ينجي أحدا منكم عمله ) ، قالوا : ولا أنت يا رسول الله ؟ قال : ( ولا أنا إلا أن يتغمدني الله برحمة ، سددوا وقاربوا واغدوا و روحوا و شيء من الدلجة و القصد القصد تبلغوا ) 
"Amalan seseorang di antara kalian tidak akan menyelamatkannya", Mereka bertanya: "Dan tidak juga engkau wahai Rasulullah?", beliau bersabda:"Dan tidak pula aku, kecuali Allah meliputiku dengan rahmatNya, maka tepatkanlah, mendekatlah, dan berpagi-pagilah (dalam ketaatan), bersore-sorelah (dalam ketaatan), dan sebagian malam hari, dan bersikap tengahlah, bersikap tengahlah maka kalian akan sampai" (HR. Al-Bukhary)
Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:
( إن الدين يسر ، ولن يشاد الدين أحد إلا غلبه ، فسددوا وقاربوا و أبشروا واستعينوا بالغدوة والروحة وشيء من الدلجة )
"Sesungguhnya agama ini mudah, dan tidak akan berlebih-lebihan seseorang dalam agama kecuali agama akan mengalahkannya, maka tepatkanlah, dekatkanlah, dan bergembiralah, minta bantuanlah dengan (melaksanakan ketaatan) di waktu pagi, sore, dan sebagian malam hari" (HR.Al-Bukhary)
Kedua: Pagi hari merupakan salah satu dari dua waktu yang sangat dianjurkan untuk banyak berdzikir dengan dzikir-dzikir tertentu.
Allah subhaanahuu wa ta'aalaa berfirman
:يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا (41) وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا (42)  [الأحزاب/41-43]
"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. (QS. 33:41) Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (QS. 33:42)"
Allah ta'aalaa juga berfirman
فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ (55) [غافر/55]
"Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan atas dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Rabbmu pada waktu petang dan pagi. " (QS. 40:55)
 Dan Allah ta'aalaa juga berfirman
:وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ مَا عَلَيْكَ مِنْ حِسَابِهِمْ مِنْ شَيْءٍ وَمَا مِنْ حِسَابِكَ عَلَيْهِمْ مِنْ شَيْءٍ فَتَطْرُدَهُمْ فَتَكُونَ مِنَ الظَّالِمِينَ.  [الأنعام/52]
"Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi hari dan petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu (berhak) mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zhalim". (QS. 6:52)
Jabir bin Samurah radhiallahu 'anhu, ketika menyifati petunjuk Nabi shallallahu 'alahi wa sallam, dia berkata
:كان لا يقوم من مصلاه الذي صلى فيه الصبح أو الغداة حتى تطلع الشمس ، فإذا طلعت الشمس قام ...
"Beliau tidak meninggalkan tempat dimana beliau shalat subuh sampai matahari terbit. Dan jika matahari telah terbit maka beliaupun berdiri (untuk shalat ) ."(HR. Muslim)
Dan telah datang anjuran untuk membaca dzikir-dzikir tertentu di dalam dua waktu yang utama ini, di antaranya apa yang datang dalam hadist Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu- bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
من قال حين يصبح وحين يمسي سبحان الله وبحمده مائة مرة لم يأت أحد يوم القيامة بأفضل مما جاء به إلا أحد قال مثل ما قال أو زاد عليه
"Barangsiapa yang mengucapkan "Subhaanallaahi wabihamdihi" seratus kali setiap pagi dan sore, maka tidak akan datang pada hari kiamat orang yang bisa membawa (pahala) lebih baik daripada apa yang dia bawa, kecuali seseorang yang mengucapkan seperti apa yang dia ucapkan, atau lebih" (HR. Muslim)
Abu Bakr Ash-Shiddiiq radhiyallahu 'anhu pernah berkata: Wahai Rasulullah, perintahlah aku dengan sesuatu yang bisa aku ucapkan ketika aku memasuki waktu pagi dan ketika memasuki waktu sore ! Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
(قل اللهم عالم الغيب والشهادة فاطر السماوات والأرض رب كل شيء ومليكه أشهد أن لا إله إلا أنت أعوذ بك من شر نفسي ومن شر الشيطان وشركه ) ، قال : ( قله إذا أصبحت وإذا أمسيت وإذا أخذت مضجعك)
"Katakanlah: Allaahumma, 'alimal ghaibi wasy syahaadah, faathirassamaawaati wal ardhi, rabba kulli syai'in wa maliikahu, asyhaduallaa ilaaha illaa anta, a'uudzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy syathaani wa syirkih.” Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ucapkanlah (dzikir) ini apabila engkau memasuki waktu pagi dan sore, dan apabila engkau mau tidur" (HR. At-Tirmidzy, dan dishahihkan Syeikh Al-Albany)
Ibnu Rajab rahimahullahu berkata:
 فهذه الأوقات الثلاثة ، منها وقتان و هما أول النهار و آخره ، يجتمع في كل من هذين الوقتين: عمل واجب ، و عمل تطوع . فأما العمل الواجب فهو صلاة الصبح و صلاة العصر ، و هما أفضل الصلوات الخمس ، و هما البردان اللذان من حافظ عليهما دخل الجنة ، و قد قيل في كل منهما : أنهما الصلاة الوسطى . و أما التطوع فهو ذكر الله بعد صلاة الصبح حتى تطلع الشمس ، و بعد العصر حتى تغرب الشمس ، و قد وردت في فضله نصوص كثيرة ، و كذلك وردت النصوص الكثيرة في أذكار الصباح و المساء ، و في فضل الذكر حين يصبح و حين يمسي
Maka tiga waktu ini, 2 waktu di antaranya yaitu awal siang dan akhir siang, telah berkumpul dalam masing-masing dari 2 waktu ini amalan wajib dan amalan sunnah. Amalan wajib yaitu shalat shubuh dan shalat ashar, keduanya adalah 2 shalat lima waktu yang paling afdhal, dinamakan Al-Bardaan yangmana barangsiapa menjaga keduanya maka akan masuk surga, masing-masing dari keduanya ada yang berpendapat bahwa dia adalah shalat Al-Wusthaa. Adapun amalan sunnah maka yang dimaksud adalah dzikrullah setelah shubuh sampai matahari terbit, dan setelah ashar sampai tenggelam matahari, dalil-dalil tentang keutamaannya banyak, demikian pula dalil-dalil tentang dzikir pagi dan sore, dan keutamaan dzikir di waktu pagi dan sore" (Al-Mahajjah fii Sair Ad-Duljah hal: 61-62)
Ketiga: Pagi hari adalah waktu yang diberkahi untuk umat islam
Diriwayatkan dari Shakhr bin Wadaa'ah radhiyallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam bersabda :
( اللهم بارك لأمتي في بكورها )
 "Ya Allah, berkahilah umatku di pagi harinya! "Dan Rasulullah jika mengirim pasukan perang maka beliau mengirimnya di pagi hari , dan Shakhr dahulu adalah seorang pedagang , dan dia mengirim barang dagangannya di pagi hari , sehingga dia menjadi kaya dan banyak harta. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzy, dan dishahihkan Syeikh Al-Albany). 
Makna berkah yaitu berkembang dan bertambahnya kebaikan, dan makna (البكور) adalah pagi hari.
 Ibnu Hajar rahimahullahu berkata
وإنما خص البكور بالبركة لكونه وقت النشاط
 "Sesungguhnya dikhususkan waktu pagi dengan keberkahan karena waktu pagi adalah waktu kegiatan" (Fathul Baary 6/114)
 (bersambung) 


 Penulis: Abdullah Roy, Lc

Komentar Terbaru

Just load it!