Anjing-Anjing Neraka


Kehadiran kelompok sesat Khawarij telah dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya :

    “Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang masih muda umurnya tapi bodoh pemikirannya. Mereka berbicara seperti perkataan manusia yang paling baik. Keimanan mereka tidak melewati tenggorokannya. Mereka keluar dari agama ini seperti keluarnya anak panah dari buruannya. Di mana saja kalian temui mereka, bunuhlah mereka. Sesungguhnya membunuh mereka akan mendapatkan pahala pada hari kiamat.” [HR. Muslim]

Kaum Khawarij Tidak Mendapat Bimbingan

Sebenarnya mereka adalah kaum yang memiliki semangat dalam agama. Ibadah mereka luar biasa hingga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda bahwa para shahabat akan merasa minder bila melihat mereka.

Namun mereka tidak mendapat bimbingan dari ulama ahlus sunnah, sehingga aqidahnya melenceng sangat jauh. Akibatnya adalah mereka menafsirkan Al-Quran dan Al-Hadits dengan hawa nafsunya. Mereka mengambil ayat bukan untuk mencari kebenaran tetapi sebagai pembenaran perbuatan mereka.

Bila mendapati ayat yang tidak sesuai dengan tujuan mereka, maka akan dicampakkan atau ditafsirkan menurut kemauan mereka. Inilah yang mereka lakukan sejak awal kemunculannya.

Diriwayatkan dari ‘Ubaid bin Rafi’ bahwa ketika kaum Khawarij mengatakan “Tidak ada hukum kecuali hukum Allah”, ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu pun berkata: “Kalimat yang haq, namun yang mereka maukan adalah kebatilan. Sungguh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menggambarkan kepada kami suatu kaum, maka kamipun telah mengenalinya. Yaitu sekelompok orang yang berbicara kebenaran, namun tidak melewati ini -sambil mengisyaratkan ke tenggorokannya-. Mereka adalah makhluk-makhluk yang paling dibenci Allah Subhanahu wa Ta’ala….” [HR. Muslim, Kitabuz Zakah juz 7 hal. 173]
Sejahat-jahat Makhluk dan Seburuk-buruk Bangkai

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata :

“Mereka (Khawarij) adalah sejahat-jahat makhluk, karena membawa ayat-ayat yang turun tentang orang kafir kemudian diterapkannya kepada kaum muslimin.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari rahimahullahu, Kitab Istitabatil Murtaddin juz 8 hal. 51]

Abu Umamah berkata :

“Anjing-anjing neraka, (mereka) seburuk-buruk yang terbunuh di bawah kolong langit,dan sebaik-baik yang terbunuh adalah yang mereka bunuh.”

Lalu Abu Umamah berkata : “Sekiranya aku tidak mendengar hadits ini (dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam) sekali, dua kali sampai tujuh kali, aku tidak akan memberitakannya kepada kalian.” [HR. Tirmidzi : 3000]

Perhatikanlah hadits ini yang menunjukkan betapa seringnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam memberi peringatan kepada umatnya dari bahaya kaum khawarij ini.

    “Khawarij adalah anjing-anjing neraka.” [HR. Ibnu Majah : 173, dari Ibnu Abi Aufa radhiallahu anhu]

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menunjuki kita kepada jalan yang lurus. Jalan yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan para shahabatnya berdiri di atasnya.

Peringatan :

Walaupun pada hadits riwayat Imam Muslim di atas Rasulullah sholallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kita untuk membunuh kaum Khawarij, namun kita tidak bisa serta merta melakukannya. Kita memiliki pemimpin dan pemerintahan yang sah serta hukum positif yang berlaku.

Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah membantu aparat. Yaitu dengan bersikap waspada dan memberi informasi kepada pihak yang berwenang bila ada hal-hal yang mencurigakan.

Komentar Terbaru

Just load it!