Dalil lebih diutamakan dari Fatwa ulama

📝 ‌Berkata Syaikh Shalih Fauzan _hafidzhahullah_  :

ولو كانوا علماء أو عباداً من أزهد الناس ما داموا ليسوا على حق فلا يجوز لنا اتباعهم، ومن اتبعهم وهو يعلم أنهم يحلون ما حرم الله، ويحرمون ما أحل الله، فقد اتخذهم أرباباً، يعني: أشركهم مع الله سبحانه وتعالى؛ لأن التحليل والتحريم حق لله جل وعلا، لا يجوز لأحد أن يحلل ويحرم ويشرع إلا بدليل من كتاب الله وسنة رسوله صلى الله عليه وسلم، 

Artinya : "Sekalipun mereka para ulama atau ahli ibadah yang termasuk orang yang paling zuhud,  selama mereka tidak berada di atas kebenaran maka tidak boleh bagi kita untuk mengikutinya.  Barang siapa yang mengikutinya padahal ia tahu bahwa mereka menghalalkan yang Allah haramkan dan mengharamkan yang Allah haramkan,  maka sungguh ia telah menjadikan mereka sebagai Tuhan. Yaitu bahwa ia telah menjadikan mereka sekutu bersama Allah subhanahu wa ta'ala.  Karena menghalalkan dan mengharamkan adalah hak Allah Jalla wa 'Ala tidak boleh bagi seseorang menghalalkan,  mengharamkan dan mensyari'atkan kecuali dengan dalil dari kitabullah dan sunnah Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam.

📚 *Syarh Masailil Jahiliyah hal 141-142*.

Abu Sufyan Al Atsary... 🖋

Komentar Terbaru

Just load it!