Keutamaan makan sahur

 Makan sahur adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama saat menjalankan ibadah puasa. Meskipun tidak wajib, makan sahur memiliki banyak keutamaan dan manfaat, baik secara fisik maupun spiritual. Berikut adalah penjelasan mengenai keutamaan makan sahur beserta dalil-dalilnya:



1. Makan Sahur adalah Berkah

Rasulullah SAW bersabda:

"Sahur itu adalah makanan yang penuh berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, meskipun hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang makan sahur."

(HR. Ahmad dan Ibnu Hibban) 

Pelajaran:

Makan sahur dianggap sebagai waktu yang penuh berkah karena dilakukan di sepertiga malam terakhir, yaitu waktu mustajab untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.

Bahkan jika seseorang hanya minum seteguk air, ia tetap mendapatkan keberkahan dari Allah.

2. Pembeda Antara Puasa Umat Islam dan Puasa Agama Lain

Rasulullah SAW juga bersabda:


"Makan sahur itu adalah pembeda antara puasa kita (umat Islam) dan puasa Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani)."

(HR. Muslim) 


Pelajaran:


Makan sahur menjadi ciri khas umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Dengan makan sahur, umat Islam menunjukkan identitas dan keistimewaan ajaran Islam dibandingkan agama lain.

Selain itu, makan sahur membantu tubuh mempersiapkan diri untuk menahan lapar dan haus seharian, yang tidak diajarkan dalam agama lain.

3. Menambah Kekuatan Fisik Selama Berpuasa

Secara medis, makan sahur memberikan energi tambahan bagi tubuh untuk menjalani aktivitas sehari-hari selama berpuasa. Dengan makan sahur, tubuh memiliki cadangan energi yang cukup untuk bertahan hingga waktu berbuka.


Manfaat Fisik:


Menghindari rasa lemas atau pusing akibat kurangnya asupan gizi.

Membantu menjaga metabolisme tubuh agar tetap stabil.

Memberikan nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, dan vitamin yang diperlukan tubuh.

4. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Waktu sahur adalah salah satu waktu yang sangat dianjurkan untuk berdoa, karena pada saat itu Allah SWT lebih dekat dengan hamba-Nya. Rasulullah SAW bersabda:


"Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan? Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri? Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, akan Aku ampuni?'"

(HR. Bukhari dan Muslim) 


Pelajaran:


Saat makan sahur, seseorang dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk berdoa, memohon ampunan, atau berdzikir kepada Allah.

Ini adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah sebelum memulai puasa.

5. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW senantiasa makan sahur dan mendorong umatnya untuk melakukannya. Beliau bersabda:


"Berselisihlah kalian dengan orang-orang musyrik, kerjakanlah sahur, karena sesungguhnya sahur itu adalah barakah."

(HR. Abu Dawud) 


Pelajaran:


Makan sahur adalah bagian dari sunnah Rasulullah SAW. Dengan melakukannya, seseorang mendapatkan pahala karena mengikuti tuntunan beliau.

Meninggalkan sahur tanpa alasan syar'i bisa berarti melewatkan kesempatan untuk meraih pahala besar.

6. Membantu Menjaga Kesehatan Tubuh

Makan sahur membantu tubuh tetap sehat dan kuat selama menjalankan puasa. Dengan asupan makanan yang seimbang saat sahur, tubuh dapat menghindari risiko gangguan kesehatan seperti hipoglikemia (gula darah rendah), dehidrasi, atau kelelahan.


Tips Makan Sahur yang Sehat:


Konsumsi makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Minum air putih yang cukup untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Hindari makanan yang terlalu berlemak atau manis, karena dapat membuat tubuh cepat lelah.

7. Meningkatkan Semangat Ibadah

Dengan makan sahur, seseorang akan merasa lebih bugar dan siap untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat. Hal ini termasuk menjaga konsistensi shalat, membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan melakukan amal kebaikan lainnya.


Pelajaran:


Makan sahur bukan hanya soal fisik, tetapi juga tentang persiapan mental dan spiritual untuk menjalankan ibadah sepanjang hari.

8. Kesempatan untuk Mempererat Hubungan Keluarga

Makan sahur bersama keluarga adalah momen yang sangat berharga. Saat sahur, keluarga dapat berkumpul, berdoa bersama, dan saling mengingatkan tentang pentingnya niat serta tujuan berpuasa.


Pelajaran:


Makan sahur bersama keluarga dapat mempererat hubungan silaturahmi dan menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis.

Kesimpulan

Makan sahur adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena memiliki banyak keutamaan, baik secara spiritual maupun fisik. Beberapa keutamaan makan sahur antara lain:


Penuh berkah dan mendapat doa dari Allah.

Menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan puasa agama lain.

Menambah kekuatan fisik selama berpuasa.

Waktu mustajab untuk berdoa.

Mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Menjaga kesehatan tubuh.

Meningkatkan semangat ibadah.

Mempererat hubungan keluarga.

Oleh karena itu, jangan pernah melewatkan makan sahur, meskipun hanya dengan seteguk air. Jadikan makan sahur sebagai momentum untuk memperbaiki niat, mendekatkan diri kepada Allah, dan mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan.

Related Posts